Kembali ke Uzone News Portal

icon-category Games

3 Miliar Orang Doyan Nge-game, 50 Persennya dari Asia

(ki-ka) Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono, Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana, Vice President Brand and Marketing Communications Telkomsel Abdullah Fahmi. (Foto: Muhammad Faisal/uzone.id)

Uzone.id - Siapa sih yang gak suka main game? Dari anak-anak sampai orang tua pun rasanya minimal sesekali pernah bermain game di perangkat mereka, baik smartphone, konsol maupun PC/laptop. 

Menurut Vice President Corporate Communications Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, saking besarnya animo masyarakat dunia dalam bermain game, kalau ditotal, jumlah gamer sedunia saat ini mencapai 3 miliar orang!

“Sekarang di dunia ada sekitar 3 miliar orang yang bermain game atau sekitar 40 persen dari populasi yang ada,” katanya, dalam sesi bincang-bincang di pameran DG Con 2022, di Basketball Hall A Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta pada Jumat (28/10).

Jumlah gamer di Asia mendominasi sekitar 50 persennya, yang berarti kira-kira mencapai 1,5 miliar orang. “50 persen di antaranya adalah orang Asia,” tambahnya.

Baca juga: Game Jadi Senjata Poco Dukung Potensi Anak Muda

Lebih lanjut, mengacu pada data terbaru yang dirilis Kementerian Komunikasi dan informatika (Kominfo) terkait roadmap jumlah pemain game di Indonesia, Saki mengungkap ada sekitar 170 juta gamer di tanah air, dimana 52 juta orang di antaranya adalah pemain eSports.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Nirwan Lesmana, ikut menambahkan bahwa jumlah gamer yang menggunakan layanan Telkomsel sendiri mencapai 70 juta orang yang sebagian besarnya adalah anak-anak muda.

“Begitu banyak pemain games di Indonesia, di Telkomsel sendiri ada 70 juta yang main game dan sebagian besarnya anak-anak muda,” klaim Nirwan.

Peluang besar bagi Indonesia

Saki pun memaparkan, banyaknya pemain game di Indonesia menjadi peluang besar bagi Telkomsel dan juga negara untuk membangun industri ini menjadi lebih bagus. Setidaknya menurut Saki, menjadi ‘pemain’ di negara sendiri.

“ini adalah peluang yang besar tidak hanya untuk Telkomsel tapi Indonesia. Kalau lihat dari total valuasi, industri ini akan terus tumbuh,” ucapnya.

Untuk itu, Telkomsel mengembangkan platform bernama Dunia Games yang sudah berdiri sejak 2017. Lewat platform ini, Telkomsel menggandeng gamer, enthusiast, komunitas dan pegiat di industri game untuk bersama-sama membangun ekosistem game di Indonesia agar lebih maju lagi.

Nirwan memaparkan, Dunia Games saat ini sudah menjadi publisher yang membawa beberapa game untuk smartphone. Terbaru, ada The Return of Condor Heroes yang dapat dimainkan oleh seluruh gamer mobile di Indonesia.

Baca juga: Tier List Karakter Terbaik di Genshin Impact Versi 3.1

Dunia Games juga menjadi sebuah platform payment, dimana para pemain dapat membeli berbagai macam voucher games dengan mudah. Nirwan mengatakan, “Ada lebih dari 30 games di sini, top 5 sudah pasti ada seperti Mobile Legends yang dapat dibeli voucher-nya.”

Melalui festival besar ‘DG Con 2022’, Telkomsel juga menghubungkan semua gamer menjadi komunitas ke dalam satu tempat agar bisa berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain, termasuk menyelenggarakan turnamen eSports bertajuk ‘DG League’ dengan mempertandingkan game populer Free Fire dari Garena.

“Telkomsel adalah operator yang menyelenggarakan eSports paling konsisten di Indonesia,” pungkas Nirwan.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini