Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia eSports 2026, Digelar 15 Desember

Oleh Muhammad Faisal Hadi Putra • 8 jam yang lalu

Highlight Artikel

  • Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah IESF World Esports Championship 2026 pada 15-20 Desember.
  • Ini adalah kali ketiga Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah, setelah Jakarta 2016 dan Bali 2022.
  • Lima game yang akan dipertandingkan meliputi Counter-Strike 2, Dota 2, eFootball, Mobile Legends: Bang Bang, dan PUBG Mobile.
  • Pada IESF 2022, Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan meraih tiga medali emas dan satu perunggu.

Uzone.id - Indonesia kembali ditunjuk sebagai tuan rumah piala dunia eSports 2026 yang diselenggarakan International Esports Federation (IESF). Turnamen bertajuk ‘IESF World Esports Championship 2026’ itu dijadwalkan berlangsung pada 15-20 Desember mendatang. 

Dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah diumumkan langsung oleh IESF di situs dan akun media sosial resminya. 

“The world is uniting in Indonesia,” tulis @iesf_official. 

Meski begitu, belum diketahui kota maupun venue yang bakal digunakan untuk menggelar piala dunia eSports 2026 ini.  

Yang jelas, ini menjadi kali ketiga Indonesia menjadi tuan rumah IESF World Esports Championship. Sebelumnya, turnamen tersebut pernah digelar di Jakarta pada 2016 dan Bali pada 2022.

“Indonesia akan menjadi tuan rumah IESF World Esports Championship. 2016. 2022. 2026. Tiga edisi, satu negara, babak yang baru,” tulis IESF.


Presiden IESF, Vlad Marinescu mengatakan Indonesia berhasil mencatatkan sejarah ketika menjadi tuan rumah pada 2022. Kala itu, pertandingan digelar di kawasan pantai Bali dan diikuti ratusan atlet dari berbagai negara.

“Kami berterima kasih kepada keluarga eSports Indonesia atas dedikasi dan dukungan mereka yang berkelanjutan terhadap eSports. Bersama-sama, kami telah mencetak sejarah dengan menyelenggarakan ajang eSports terbesar di pantai pada Bali 2022,” katanya.

Vlad meyakini Indonesia dapat kembali memberikan pengalaman dan kondisi pertandingan terbaik bagi para atlet yang lolos ke kejuaraan tersebut.

“Sekarang kami yakin bahwa bersama-sama, kami akan memberikan pengalaman dan kondisi terbaik bagi seluruh atlet yang lolos ke ajang ini. Mereka mewakili negaranya dan akan berjuang untuk mengibarkan bendera nasional,” sambungnya.

Lima game dipertandingkan

Ada lima game yang sudah diumumkan untuk piala dunia eSports 2026, yakni Counter-Strike 2 (CS2), Dota 2, eFootball, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), dan PUBG Mobile.

Para pemain nantinya bertanding membawa nama negaranya masing-masing, bukan tim atau organisasi eSports yang biasa mereka wakili dalam turnamen profesional.

IESF memperkirakan kompetisi ini bakal diikuti lebih dari 500 atlet eSports yang berasal dari 110 federasi nasional. Sebelum berlaga di Indonesia, para atlet harus lebih dulu melewati rangkaian kualifikasi.

Belum diketahui apakah IESF akan menambah nomor pertandingan lainnya atau tidak. Jadwal pertandingan, sistem kualifikasi, pembagian kategori, sampai besaran total hadiah pun belum mereka umumkan.

Indonesia sendiri mencatatkan hasil positif ketika menjadi tuan rumah IESF World Esports Championship 2022 di Bali. Kala itu, skuad Merah Putih berhasil membawa pulang tiga medali emas dan satu perunggu.

Tiga medali emas diraih dari nomor Dota 2, eFootball, dan Mobile Legends. Sedangkan satu medali perunggu disumbangkan oleh skuad CS:GO Women.

Saat itu, Indonesia bersaing dengan perwakilan dari 105 negara dan hampir 700 atlet. Hasil tersebut turut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum IESF World Esports Championship 2022.

FAQ Artikel

Kapan IESF World Esports Championship 2026 akan diselenggarakan?

Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 15-20 Desember 2026.

Dimana IESF World Esports Championship 2026 akan diselenggarakan di Indonesia?

Belum diketahui kota maupun venue spesifik yang akan digunakan untuk menggelar piala dunia eSports 2026 ini.

Berapa kali Indonesia telah menjadi tuan rumah IESF World Esports Championship?

Indonesia telah menjadi tuan rumah sebanyak tiga kali, yaitu pada tahun 2016 (Jakarta), 2022 (Bali), dan kini akan kembali menjadi tuan rumah pada tahun 2026.

Game apa saja yang akan dipertandingkan dalam IESF World Esports Championship 2026?

Lima game yang sudah diumumkan adalah Counter-Strike 2 (CS2), Dota 2, eFootball, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), dan PUBG Mobile.

Bagaimana performa Indonesia pada IESF World Esports Championship 2022?

Indonesia mencatatkan hasil positif dengan meraih tiga medali emas (Dota 2, eFootball, Mobile Legends) dan satu medali perunggu (CS:GO Women), sehingga keluar sebagai juara umum.