Roblox Luluh juga ke Komdigi, 23 Juta Akun Anak RI Akan Dibatasi Ketat

Oleh Vina Insyani • 1 bulan yang lalu

Uzone.id — Roblox akhirnya dinyatakan patuh sepenuhnya pada PP Tunas setelah pada hari Kamis, (30/04), perwakilan global dari platform tersebut bertemu dan menyatakan komitmen mereka kepada Kementerian Komdigi.

“Hari ini kami sampaikan bahwa Roblox menyampaikan komitmen kepatuhan kepada Komdigi, dan dalam hal ini artinya keseluruhan delapan platform pertama semuanya selesai menyampaikan kepatuhan mereka,” kata Menteri Komdigi, Meutya Hafid dikutip dari siaran langsung Konferensi Pers di Kantor Komdigi, Kamis, (30/04).

Aturan yang diterapkan oleh Roblox ini berupa verifikasi usia yang diterapkan untuk seluruh pengguna Roblox di Indonesia yang saat ini berjumlah 45 juta akun lebih. 

Tak hanya itu, Roblox juga akan melakukan batasan komunikasi secara ketat di dalam platform melalui kategori khusus yaitu Roblox Kids dan Roblox Select yang akan dirilis dalam waktu dekat.




“Roblox sudah mulai melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh usernya. Age verification ini diwajibkan untuk semua pengguna dan jika tidak (melakukannya) maka fitur chat akan langsung dimatikan,” tambah Meutya.

Meutya menyebut bahwa saat ini ada 23 juta akun anak di bawah usia 16 tahun di Indonesia dan nantinya akun-akun ini akan langsung dikategorikan sebagai akun Kids dan Select setelah verifikasi selesai.

Tidak hanya menghilangkan fitur Chat, akun anak-anak juga akan dibedakan dalam hal konten dimana konten di dalamnya akan disesuaikan dengan usia anak-anak. 




“Jadi, tadi Roblox memenuhi beberapa unsur, yaitu tidak boleh ada komunikasi dengan orang tak dikenal, kedua pembatasan konten game dan ketergantungan atau adiksi,” tutur Meutya.

Mengenai adiksi, ada juga screen time di Roblox sehingga akun pengguna akan diatur oleh orang tua sehingga orang tua juga sudah bisa mulai mengatur waktu atau jam bagi anak-anak ketika memainkan games termasuk Roblox.

Meutya menyebut bahwa pembatasan terhadap platform game ini menjadi yang pertama di dunia, begitupun dengan Roblox yang mengklaim bahwa aturan yang berlaku di Indonesia menjadi yang paling ketat yang mereka tawarkan di dunia.

“Perlindungan yang kami umumkan ini termasuk yang paling ketat yang pernah kami terapkan di mana pun di seluruh dunia dan ini terjadi di Indonesia setelah serangkaian diskusi panjang bersama Menteri Komdigi,” kata Nicky Jackson Colaco, Vice Presidemt Global Public Policy Roblox.