Selamat! Dewa Lanaya Segel Gelar Juara Uzone Gladiator Arena

09 November 2022 - by

Uzone.id - Usai sudah turnamen Mobile Legends Uzone Gladiator Arena season pertama yang digelar secara live di channel Game On Uzone. Banyak laga seru tersaji di kompetisi MLBB dengan skema one-on-one ini, termasuk babak grand final yang membuktikan dominasi Dewa Lanaya di sepanjang pertandingan.

Advertising
Advertising

Ya, Dewa Lanaya berhasil memenangkan turnamen Uzone Gladiator Arena yang didukung penuh oleh Poco Indonesia. Punggawa Dewa United eSports ini menang telak atas Moana, public player yang kerap menyulitkan lawan-lawannya, termasuk Wann dan AURA Jamet.

Sejak kekalahannya dari Skyy25, Dewa Lanaya menerapkan strategi penguasaan map dan wave clear untuk mendominasi babak puncak Uzone Gladiator Arena. 

“Biarkan wave yang menghancurkan turret lawan, dan dengan ini saya juga bisa jalanin jungle,” kata Dewa Lanaya usai pertandingan. 

Baca juga: Tonton Laga Panas Menuju Grand Final Uzone Gladiator Arena!

Dengan strategi tersebut, ia berhasil membuat Moana tak berkutik di sepanjang laga. Apalagi, selisih gold dan level juga sudah terpaut jauh, membuatnya memiliki item yang lebih lengkap dari lawannya. 

"Uzone Gladiator Arena seru dan banyak pelajaran yang bisa diambil. Pemain Lancelot di sini ngeri-ngeri juga," ucap Dewa Lanaya.

Dengan kemenangan ini, Dewa Lanaya mengunci gelar juara Uzone Gladiator Arena season pertama yang disponsori oleh Poco Indonesia.

Konsisten di upper bracket

Sepanjang babak playoff, Dewa Lanaya konsisten berada di upper bracket alias kelompok yang selalu meraih kemenangan. Di babak pertama, ia mengalahkan Coolfire, public player berusia 12 tahun yang juga menjadi salah satu pemain terkuat di kompetisi ini.

Kemudian di babak kedua, ia mengalahkan Skyy25 dengan skor akhir 2-1. Usai pertandingan, Dewa Lanaya menyebut kalau kedua lawannya ini adalah musuh paling berat di turnamen.

“Lawan paling susah adalah Skyy25 dan Coolfire,” katanya.

Baca juga: Wann Tumbang di Gladiator Arena, 'Turun’ ke Lower Bracket

Dominasi Lanaya terus berlanjut di babak semifinal, dimana Moana kalah telak dengan skor 2-0. Di babak final, ia kembali bertemu Moana yang mengalahkan Coolfire di lower bracket dengan skor 2-1. 

"Saya berharap ada turnamen selanjutnya dengan tantangan lebih menarik dan peserta yang lebih jago lagi," pungkas Dewa Lanaya.

Selamat Dewa Lanaya atas gelar juaranya!