Arab Saudi Caplok Moonton Rp101 Triliun, Incar Pasar Game Asia
Uzone.id - Kabar besar datang dari industri gaming dunia. ByteDance, perusahaan raksasa di balik platform media sosial TikTok, secara resmi mengumumkan penjualan Moonton Technology yang merupakan unit bisnis game mereka.
Nama Moonton tentu sudah tidak asing lagi karena mereka adalah pengembang di balik game fenomenal Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).
Nilai kesepakatan ini tergolong sangat fantastis. ByteDance melepas Moonton dengan harga mencapai USD6 miliar atau sekitar Rp101,7 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan nilai yang signifikan jika dibandingkan saat ByteDance mengakuisisi Moonton pada 2021 lalu yang "hanya" bernilai USD4 miliar (sekitar Rp67,8 triliun).
Dengan kata lain, ByteDance berhasil meraup keuntungan besar dari sisi valuasi perusahaan dalam waktu tiga tahun.
ByteDance pilih AI dibanding industri game
Keputusan ByteDance untuk menjual Moonton bukan tanpa alasan. Melansir dari Engadget, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa ByteDance mulai menarik diri dari industri game konsol dan PC/Mobile skala besar.
Alih-alih bersaing langsung dengan raksasa game seperti Tencent, ByteDance memilih untuk melakukan pengembangan internal.
Mereka kini lebih memfokuskan seluruh sumber daya dan dana segar hasil penjualan ini untuk memperkuat bisnis inti mereka, yakni platform TikTok dan pengembangan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) yang sedang jadi primadona di pasar global.
Siapa yang mengakuisisi Moonton?
Sosok yang berada di balik pembelian ini adalah Savvy Games Group. Perusahaan ini adalah unit investasi yang 100 persen dimiliki oleh Public Investment Fund (PIF) milik Pemerintah Arab Saudi.
Dipimpin langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) sebagai Ketua Dewan Komisaris, Savvy Games Group memang sedang melakukan ‘belanja’ besar-besaran untuk menguasai industri hiburan dunia.
Sebelum mencaplok Moonton, mereka sudah menyuntikkan dana ke berbagai raksasa game seperti Nintendo dan Capcom, serta mengakuisisi ESL, penyelenggara turnamen eSports terbesar di dunia.
Ambisi Arab Saudi jadi pusat game dunia
Langkah berani ini merupakan bagian dari misi besar "Saudi Vision 2030". Arab Saudi ingin menggeser posisi ekonomi mereka, agar tidak lagi hanya bergantung pada minyak bumi, tetapi juga menjadi pemain dominan di sektor teknologi dan hiburan digital.
Membeli Moonton bisa dibilang jadi cara instan bagi Arab Saudi untuk menguasai pasar mobile gaming yang sangat masif, terutama di Asia Tenggara. Mengingat Mobile Legends adalah salah satu game dengan jumlah penonton turnamen (viewership) terbanyak di dunia.
Secara tidak langsung, akuisisi ini diharapkan memberi akses langsung bagi Arab Saudi ke dalam ekosistem eSports dengan basis komunitas yang sangat loyal.