Game Mobile Populer Ini Ratingnya 18+, Gak Sembarang Bocil Bisa Main

By Muhammad Faisal Hadi Putra
Game Mobile Populer Ini Ratingnya 18+, Gak Sembarang Bocil Bisa Main

Uzone.id - Ramainya bahasan soal Indonesia Game Rating System (IGRS) di platform Steam, membuat kami jadi penasaran dengan status klasifikasi dari game-game mobile populer di Indonesia. Dari pengecekan langsung di situs resmi IGRS, ternyata banyak game favorit yang sering dimainkan anak-anak justru masuk kategori remaja hingga dewasa. 

Info saja, ada lima klasifikasi usia yang diterapkan IGRS, yakni 3+, 7+, 13+, 15+, dan 18+. Berdasarkan penelusuran kami, game yang biasanya jadi langganan mabar para bocil di tongkrongan, rupanya punya batasan usia yang cukup ketat.

Ambil contoh Mobile Legends: Bang Bang, Valorant, dan Genshin Impact. Di situs IGRS, kedua game ini dilabeli rating 18+, atau hanya cocok untuk usia 18 tahun ke atas. 


Disebutkan, label 18+ ini bukan berarti game tersebut mengandung unsur pornografi. Game di rating ini bisa saja menampilkan referensi rokok, alkohol, atau obat-obatan terlarang.

Selain itu, kontennya juga bisa memuat kekerasan animasi—termasuk elemen darah, mutilasi, dan kanibalisme, humor dewasa berkonotasi seksual, karakter menyerupai manusia tanpa memperlihatkan area intim, simulasi judi tanpa uang asli, elemen horor, hingga keberadaan fitur obrolan online.

Kemudian game favorit para gamer bocil, seperti Free Fire beserta Free Fire Max, PUBG Mobile, hingga Honor of Kings, serta game battle royale lainnya seperti Call of Duty: Mobile dan Delta Force, diklasifikasikan sebagai game 15+ atau untuk usia 15 tahun ke atas. 


Menurut ketentuan IGRS, game dengan klasifikasi 15+ memang lebih ketat. Kontennya tidak boleh memasukkan referensi rokok, alkohol, obat-obatan terlarang, ketelanjangan, pornografi, perjudian, horor intens, hingga mutilasi dan kanibalisme. 

Tapi, game di tahap ini masih diizinkan memuat kekerasan animasi terbatas (tanpa unsur kebencian), sedikit elemen darah, humor dewasa non-seksual, serta interaksi online yang punya filter bahasa.

Sementara itu, game MOBA Arena of Valor (AoV) justru masuk kategori 13+ atau bisa dimainkan oleh para gamer di usia 13 tahun ke atas. 


Di rating ini aturannya lebih ramah lagi untuk anak-anak. Selain bersih dari hal-hal berbau dewasa seperti yang dilarang di 15+, kekerasan animasi yang ditampilkan sangat dibatasi, senjatanya tidak realistis, dan obrolan online antar pemainnya wajib dilengkapi dengan filter yang ketat.

Sejauh ini, per Senin (6/4), sistem IGRS sudah memberikan klasifikasi rating untuk 4.841 game. Kalian bisa mengeceknya langsung di situs resmi IGRS, dengan memanfaatkan fitur pencarian.