Roblox Siapkan 2 Kategori Khusus Anak demi Patuhi PP Tunas
Uzone.id — Roblox menjadi
salah satu platform media sosial yang masih dalam kepatuhan sebagian atau
parsial dalam hal penerapan PP Tunas. Demi memenuhi syarat dari Komdigi, Roblox
kembali mengubah aturan di platform mereka.
Hari ini, Selasa, (14/04), Roblox mengumumkan kebijakan baru
yaitu dua jenis akun berbasis usia untuk pengguna muda di Indonesia bernama
Roblox Kids dan Roblox Select.
Diumumkan langsung oleh Tami Bhaumik, Vice President of Civility and Partnerships Roblox, Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia memiliki batasan usia yang berbeda, menyelaraskan pada aturan PP Tunas yang diberlakukan Komdigi.
Di Indonesia sendiri, Roblox Kids ditetapkan untuk pengguna
berusia 5-12 tahun, sementara Roblox Select untuk pengguna berusia 13-15 tahun.
Nantinya, akun yang teridentifikasi sebagai anak-anak akan langsung masuk dalam
dua jenis akun tersebut.
Kelompok anak ini dibedakan antara pengguna di Indonesia dan
global untuk menyesuaikan aturan Komdigi. Secara global, Roblox Kids
diperuntukkan untuk anak-anak 5 hingga 8 tahun, sementara untuk versi Select
akan ditujukan untuk pengguna 9 hingga 15 tahun.
Salah satu fitur penting yang ada di akun-akun ini adalah
akses berkomunikasi dengan orang lain.
“Kami ingin memastikan anak-anak terkecil tidak memiliki
akses untuk chatting. Jadi, bagi Roblox Kids, mereka tidak akan memiliki akses
untuk chatting. Sementara untuk Roblox Select, semuanya harus menerapkan
verifikasi wajah sehingga kita bisa memastikan bahwa kita memasukkannya dalam
kategori yang tepat,” kata Thami.
Selain itu, semua akun yang dimiliki pengguna berusia di bawah 16 tahun juga akan membutuhkan persetujuan orang tua yang terverifikasi (verified parental consent/VPC).
Jika akun-akun tersebut belum diverifikasi oleh orang tua,
maka akun mereka tidak akan memiliki akses terhadap fitur chat maupun gim
dengan rating Moderate ke atas.
Lebih lengkapnya, akun Roblox Kids di Indonesia hanya dapat
mengakses game dengan label konten Minimal atau Mild, akun anak-anak ini juga
akan memiliki mode komunikasi yang tidak dapat diakses secara bawaan.
Sementara untuk Akun Roblox Select, mereka hanya bisa
mengakses gim dengan label konten yang mencakup Moderate dan hanya dapat
mengobrol dengan teman terpercaya (trusted friends) dengan persetujuan orang
tua.
Thami menjelaskan bahwa rencana pengkategorian akun ini
telah disampaikan ke Komdigi.
“Kami mengalami perbicaraan produktif dengan Komdigi dan
mereka sangat kolaboratif dengan kami. Jadi, saya sangat optimis dan yakin
bahwa kami akan menemukan kolaborasi yang bagus untuk terus memperkuat keamanan
dan menemukan penyelesaian inovatif untuk Indonesia,” tuturnya.