Temui CEO Roblox, Menkomdigi Minta Lebih Tegas Soal Aturan Usia

By Muhammad Faisal Hadi Putra
Temui CEO Roblox, Menkomdigi Minta Lebih Tegas Soal Aturan Usia

Highlight Artikel

Highlight Artikel

  • Menkomdigi meminta Roblox mematuhi aturan perlindungan anak di Indonesia, terutama PP TUNAS, dengan menerapkannya secara konkret di platform.
  • Pemerintah mengapresiasi upaya Roblox tetapi meminta verifikasi usia yang lebih akurat dan perlindungan ketat bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Meutya Hafid menekankan prinsip "safety-by-design" dan perlunya Roblox memperketat interaksi anak dengan orang tak dikenal, serta mencegah percakapan berlanjut ke luar platform.
  • Pemerintah mendorong Roblox untuk memperkuat kehadiran di Indonesia dengan menempatkan perwakilan senior atau membuka kantor di Jakarta demi koordinasi yang lebih cepat.

Uzone.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, meminta Roblox untuk mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan perlindungan anak di ruang digital. Hal ini ia sampaikan saat bertemu langsung dengan Co-Founder sekaligus CEO Roblox, David Baszucki. 

Pertemuan keduanya terjadi pada Selasa (22/9) di kantor pusat Roblox di Silicon Valley, Amerika Serikat (AS). Salah satu topik utama yang dibahas adalah penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

Meutya meminta aturan tersebut tidak berhenti sebatas kebijakan tertulis saja. Roblox perlu menerjemahkannya menjadi langkah konkret yang benar-benar diterapkan di dalam platform-nya.

Pemerintah sebenarnya mengapresiasi sejumlah upaya yang telah dilakukan Roblox di Indonesia, seperti penerapan teknologi facial age estimation, pembatasan fitur komunikasi untuk pengguna anak, serta peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select.

Cuma, langkah tersebut dinilai masih perlu diperkuat, terutama untuk memastikan proses verifikasi usia yang lebih akurat dan menyediakan mekanisme pelindungan yang lebih ketat bagi pengguna di bawah usia 16 tahun.

Meutya juga menekankan pentingnya penerapan prinsip safety-by-design. Artinya, aspek keamanan dan pelindungan anak sudah dibangun sejak tahap awal perancangan produk maupun fitur.

Dengan pendekatan ini, pelindungan terhadap pengguna anak tidak baru dilakukan setelah muncul risiko atau terjadi pelanggaran, tapi harus menjadi bagian dari sistem dan pengalaman pengguna sejak awal.

Secara khusus, pemerintah meminta Roblox memperketat interaksi antara anak-anak dan orang yang tidak mereka kenal. Roblox juga diminta mencegah percakapan berlanjut ke luar platform, sekaligus meningkatkan kemampuan sistemnya dalam mendeteksi dan menghentikan perilaku berisiko sedini mungkin.

Langkah ini dianggap penting, mengingat Roblox menjadi salah satu platform yang banyak digunakan dan digemari anak-anak di Indonesia.

“Kami memahami bahwa banyak anak-anak Indonesia menggemari Roblox. Karena itu, besar harapan kami bahwa Roblox juga menyayangi anak-anak kami, terutama dengan memastikan keamanan mereka,” ujar Meutya.


Menanggapi permintaan tersebut, Baszucki mengatakan Roblox memahami besarnya tanggung jawab perusahaan terhadap para pengguna, khususnya generasi muda. Ia juga menyatakan Roblox terbuka untuk terus menyesuaikan produknya dengan regulasi dan kebutuhan di setiap negara tempat platform tersebut beroperasi.

“Kami terus berupaya menyesuaikan produk kami agar sesuai dengan regulasi di Indonesia,” kata Baszucki.

Menurutnya, sejumlah perubahan yang diminta pemerintah Indonesia dapat menjadi bagian dari arah pengembangan Roblox ke depan. Bahkan, perubahan tersebut bisa saja diterapkan di negara lain yang memiliki kebutuhan serupa.

Selain menyoroti produk dan fitur, Meutya turut mendorong Roblox memperkuat kehadirannya secara langsung di Indonesia. Salah satu caranya dengan menempatkan perwakilan senior atau membuka kantor di Jakarta.

Kehadiran perwakilan Roblox di Indonesia dinilai dapat mempercepat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah, terutama dalam memastikan kebijakan mengenai pelindungan anak benar-benar diterapkan.

Roblox sebelumnya sudah menyampaikan bahwa perusahaan tengah mengevaluasi penempatan seorang senior leader di Jakarta. Pemerintah selanjutnya meminta implementasi PP TUNAS dipantau melalui laporan yang disampaikan secara rutin, terukur, dan transparan.

Meutya menegaskan, komitmen terhadap pelindungan anak harus terlihat melalui perubahan dan hasil nyata di dalam platform. Komitmen tersebut tidak cukup hanya disampaikan lewat pengumuman kebijakan.

“Platform global boleh beroperasi di mana saja. Namun, ketika hadir dan melayani masyarakat Indonesia, standar dan aturan Indonesia harus dipenuhi. Aturan Indonesia berlaku bagi semua platform yang beroperasi di Indonesia, tanpa terkecuali,” tegas Meutya.

FAQ Artikel

Siapa yang meminta Roblox untuk mematuhi aturan perlindungan anak di Indonesia?

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, secara langsung meminta Roblox untuk mematuhi aturan tersebut.

Apa peraturan utama yang menjadi fokus pembahasan Menkomdigi dengan CEO Roblox?

Topik utama yang dibahas adalah penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

Upaya apa saja yang telah dilakukan Roblox dan diapresiasi oleh pemerintah Indonesia?

Pemerintah mengapresiasi penerapan teknologi facial age estimation, pembatasan fitur komunikasi untuk pengguna anak, serta peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select.

Apa yang dimaksud dengan prinsip "safety-by-design" yang ditekankan Menkomdigi?

Prinsip "safety-by-design" berarti aspek keamanan dan pelindungan anak sudah dibangun sejak tahap awal perancangan produk maupun fitur, bukan hanya setelah muncul risiko atau pelanggaran.

Bagaimana tanggapan CEO Roblox, David Baszucki, terhadap permintaan pemerintah Indonesia?

David Baszucki menyatakan Roblox memahami besarnya tanggung jawab terhadap pengguna, khususnya generasi muda, dan terbuka untuk terus menyesuaikan produknya dengan regulasi dan kebutuhan di setiap negara, termasuk Indonesia.