Roblox Masih Dianggap Belum Penuhi ‘Syarat’ Patuh Aturan PP Tunas
Uzone.id — Kementerian
Komunikasi dan Digital menolak usulan dari Roblox terkait penerapan usia pada
kategori akun Roblox Kids dan Select. Hal ini disampaikan oleh
Menteri Komdigi Meutya Hafid pada Selasa, (14/04).
Menurut Meutya, kebijakan mengenai Roblox Kids dan Select
ini masih memiliki loophole dimana masih memperbolehkan pengguna
anak-anak untuk berkomunikasi dengan pengguna yang tak dikenal.
“Dan ini sebetulnya yang dituntut sekali oleh orang tua khususnya di Indonesia sehingga dengan berat hati, meskipun sudah melakukan adjustment yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa Roblox telah mematuhi (PP Tunas),” katanya.
Dengan keputusan ini, Komdigi pun menilai bahwa Roblox belum
memenuhi kepatuhan terhadap PP Tunas.
Keputusan dari Komdigi terhadap Roblox sendiri diambil
setelah adanya pertemuan terlebih dahulu antara Komdigi dengan Roblox pada
Senin sore, (13/04) kemarin.
Perubahan kebijakan di Roblox sendiri memang berlaku secara
global, dimana terdapat kategori Roblox Kids dan Select yang akan diterapkan
mulai Juni 2026 mendatang.
Khusus untuk pengguna di Indonesia, Roblox Kids ditetapkan untuk pengguna berusia 5-12 tahun, sementara Roblox Select untuk pengguna berusia 13-15 tahun. Nantinya, akun yang teridentifikasi sebagai anak-anak akan langsung masuk dalam dua jenis akun tersebut.
Sementara secara global, Roblox Kids diperuntukkan untuk
anak-anak 5 hingga 8 tahun, dan untuk versi Select akan ditujukan untuk
pengguna 9 hingga 15 tahun.
Roblox menjadi salah satu dari dua platform yang dianggap
masih belum memenuhi aturan yang tertera dalam PP Tunas. Selain Roblox,
terdapat YouTube yang juga hingga saat ini masih belum menyatakan komitmen
mereka dalam menerapkan pembatasan akses untuk anak-anak ke platform mereka.